Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mempelajari Alat Pelindung Diri K3 untuk Keselamatan kerja

 



Alat Pelindung Diri


Alat pelindung diri K3 (APDK3) ialah peralatan yang dipaki guna memproteksi fisik seseorang dari paparan bahaya ditempat kerja yang berpeluang menyebabkan kerugian fisik maupun  kesehatan. Tujuan utama dari penggunaan alat ini yaitu sebagai tindak pencegahan kejadian cedera pada tubuh seperti luka bakar, patah tulang, atau luka bernanah. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai upaya preventif timbulnya penyakit yang berhububngan dengan kerja seperti asma, bronkitis, dan pneumonia. Pemakaian alat ini sangatlah krusial buat semua orang dilingkungan kerja, karena dapat menurunkan resiko terjadinya cedera atau kelainan yang bersangkutan dengan pekerjaan.

Mengapa Kita Perlu Alat Pelindung Diri K3 ?

Alat pelindung diri (APD) dan K3 merupakan dua hal yang amat krusial dalam kehidupan sehari-hari disuatu tempat kerja. Dalam artikel ini, kita akan mengulas mengenai sejarah, manfaat, jenis-jenis serta penggunaan APD dengan baik dan benar.


APD merupakan singkatan dari "Alat Pelindung Diri". Istilah ini lazimnya dipakai dalam industri kesehatan dan keselamatan kerja (K3). perangkat  ini berfungsi untuk memproteksi pekerja dari bahaya saat bekerja. K3 adalah singkatan dari "Keselamatan dan Kesehatan Kerja". K3 berguna sebagai tindak pencegahan kecelakaan kerja dan mempromosikan keselamatan dan kesehatan pekerja sesuai dengan UU no. 1 tahun 1970


APD dan K3 sudah ada sejak zaman dulu. Sejarahnya dimulai pada abad ke-18, ketika orang-orang mulai menyadari bahwa mereka perlu melindungi diri mereka sendiri dari bahaya. Pada abad ke-19, peraturan tentang APD mulai dibuat sebagai pemberi petunjuk kepada para pekerja tentang bagaimana cara penggunaan perangakt ini yang benar. Pada abad ke-20, peraturan mengenai K3 mulai dibuat untuk usaha mencegah insiden kecelakaan kerja.

Manfaat pengaplikasian APD di antaranya adalah:

  1. Alat pelindung pekerja dari bahaya ketika bekerja;
  2. Mencegah adanya kecelakaan kerja;
  3. Mempromosikan keselamatan dan kesehatan pekerja;
  4. Menurunkan biaya asuransi;
  5. Menurunkan biaya pengobatan;
  6. Menurunkan biaya pembayaran ganti rugi;
  7. Menurunkan biaya operasional perusahaan
  8. Menurunkan tingkat stress pekerja.


Macam-macam APD yang biasa diaplikasikan diantaranya:

  1. Helm
  2. Sarung tangan
  3. Sepatu safety
  4. Jaket
  5. Kacamata pelindung
  6. Masker
  7. Earplug atau penutup telinga
  8. Respirator
  9. Safety belt atau tali pengaman
  10. Rompi pelindung
  11. Sabuk pengaman tubuh (body harness)
  12. Tangled lines safety device (tali pengaman anti petir)
  13. Tali pengaman (safety line)
  14. Penutup hidung dan mulut (nose and mouth cover)
  15. Penutup tubuh (body cover)
  16. Penutup kepala (head cover)
  17. Penutup mata (eye cover).

Alat pelindung diri K3 amat berguna untuk para pekerja karena bisa mengamankan mereka dari potensi bahaya yang ada contohnya ledakan, terbenturan maupun bahaya lainnya yang ada di lingkungan kerja. Selain itu, perangkat ini juga dapat digunakan untuk melindungi diri dari bahaya radiasi ultraviolet.


Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda gunakan untuk memilih PPE yang tepat!

  • Pertama,Pilih perangkat yang pas dengan ukuran badan Anda. Jika Anda pilih terlalu besar atau terlalu kecil, maka dapat menyebabkan pekerja menjadi tidak nyaman saat memakainya. 
  • Kedua, pilih perangkat yang berkualitas yang terbuat dari bahan yang kuat serta tahan lama. Sebaiknya, memilih perangakt yang terbuat dari bahan fiberglass atau baja karbon.
  • Ketiga, pilihlah peraangkat yang dilengkapi dengan fitur-fitur yang Anda butuhkan. Misalnya, jika Anda sering bekerja dilingkungan  yang minim udara, maka pilihlah perangakt yang dilengkapi dengan fitur pelindung udara/SCBA.
  • Keempat, pastikan untuk memilih perangkat yang mudah dipakai. Sebaiknya, pilihlah perangkat  yang dilengkapi dengan sarung tangan dan sepatu pelindung. Dengan begitu, Anda akan lebih nyaman dan mudah ketika bekerja.

Berdasarkan tips diatas, Anda dapat dengan mudah untuk menentukan perangkat mana yang tepat sesuai kebutuhan anda. Selain itu, pastikan untuk selalu menggunakan perangkat ini saat bekerja di tempat-tempat yang berbahaya. Dengan begitu, Anda akan lebih aman dan nyaman ketika bekerja.


Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Alat Pelindung Diri/PPE

Beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut beberapa tips cara menggunakan APD dengan benar:

  1. Pastikan Anda telah mendapatkan pelatihan yang benar tentang cara menggunakan APD.
  2. Periksa APD sebelum digunakan. Periksa setiap kerusakan atau cacat yang berpotensi mengganggu efektivitas alat.
  3. Pastikan untuk menggenakan APD sebagaimana dimaksud. Misalnya, jika Anda mengenakan sarung tangan, jangan sentuh wajah Anda dengan sarung tangan tersebut.
  4. Jangan melepas APD saat masih berada di area yang terkontaminasi.
  5. Setelah APD dilepas, buang atau bersihkan dengan benar (jika dapat digunakan kembali).

Dengan mengikuti tip sederhana ini, Anda dapat membantu memastikan bahwa Anda menggunakan perangkat dengan benar serta menjaga diri Anda aman dari potensi bahaya dilingkungan kerja.

Pemilihan alat pelindung diri harus sesuai dengan jenis pekerjaan yang sedang dilakukan. Sebagai contoh, untuk pekerja yang bekerja di bidang konstruksi harus menggunakan APD seperti helm, sarung tangan karet, kacamata pelindung, safety belt dan sepatu kets. Sedangkan untuk pekerja yang bekerja di bidang pertambangan harus menggunakan APD seperti helm dengan kacamata pelindung, sarung tangan karet, dan sepatu kets. Kebanyakan perusahaan memiliki standar APD yang harus dipatuhi oleh semua pegawai.

Selain itu, penggunaan APD juga penting untuk mencegah terjadinya penyakit yang berhubungan dengan kerja. Penyakit yang sering diderita oleh pekerja adalah asma, bronkitis, pneumonia, dan lain sebagainya. Penyakit ini sering terjadi karena paparan bahan-bahan kimia di lingkungan kerja. Untuk itu, perusahaan mesti menyediakan pelindung seperti masker, kacamata pelindung, dan sarung tangan karet untuk melindungi pekerja dari paparan bahan-bahan kimia.

Untuk itu, perusahaan harus menyediakan APD yang sesuai dengan jenis bahaya yang berpotensi terjadi di lingkungan kerja.



APD sangatlah penting bagi seluruh pekerja untuk dipatuhi dan digunakan sesuai dengan kebutuhan. Penggunaan APD akan sangat membantu dalam mencegah terjadinya cedera atau penyakit yang berhubungan dengan kerja. Selain itu, penggunaan APD juga dapat melindungi lingkungan kerja dari bahaya yang berpotensi terjadi.

Dengan menjaga keselamatan dengan alat pelindung diri K3, Anda dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat berakibat fatal. Selain itu, dengan menggunakan APD yang sesuai dan dalam kondisi baik, maka Anda juga akan lebih nyaman dan dapat bekerja dengan lebih efektif.



Posting Komentar untuk "Mempelajari Alat Pelindung Diri K3 untuk Keselamatan kerja"