Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Alat Pemadam Kebakaran:Jenis-jenis, fungsi serta industri yang sering memanfaatkannya



Alat pemadam kebakaran


Alat Pemadam Kebakaran

merupakan alat yang digunakan sebagai media pemadam api saat terjadi kebakaran, baik saat  api masih kecil yang masih bisa dikendalikan hingga api yang sudah membesar dan susah untuk dikendalikan, kebakaran bisa muncul dari sumber-sumber yang berpotensi menyebabkan panas berlebih, kebocoran gas, percikan api hingga korsleting listrik.  Alat pemadam kebakaran sangat penting dalam menjaga keselamatan dan keamanan di lingkungan tempat tinggal, perkantoran, industri, atau tempat umum lainnya. Apakah peralatan ini hanya dapat digunakan oleh petugas pemadam kebakaran saja dan apa saja jenis-jenisnya ? 

Definisi kebakaran dan teori segitiga api

Sebelum membahas lebih lanjut, saya akan memberikan definisi mengenai kebakaran, kebakaran merupakan api yang kondisinya tidak dapat dikendalikan oleh kemampuan serta keinginan manusia, sementara menurut Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (DK3N), kebakaran adalah suatu peristiwa bencana yang berasal dari api yang tidak dikehendaki yang dapat menimbulkan kerugian, baik kerugian material (berupa harta, benda, bangunan/fisik, deposit/asuransi, fasilitas sarana dan prasarana dan lain-lain), maupun kerugian non material (rasa takut, shock, rasa takut/waswas dan lain-lain), hingga kehilangan nyawa atau cacat tubuh yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut.

Dapat disimpulkan bahwa kebakaran merupakan dimana keadaan api tidak dikehendaki dan susah untuk dikendalikan manusia yang dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar baik kerugian jiwa, kerugian material, keruguain sosial, gangguan bisnis serta menurunya produktivitas. Oleh karena itu kita sebisa mungkin harus mencegah kejadian kebakaran dari mulai api masih kecil, sehingga kebakaran tidak terjadi. 

Segitiga api atau triangle of fire merupakan elemen yang menyebabkan nyala api, 3 elemen tersebut diantaranya oksigen, panas dan bahan bakar. Apabila satu dari tiga elemen ini terputus atau tidak terpenuhi, maka api tidak akan menyala.


Berikut pembagian kebakaran menurut kelasnya :

Mengetahui jenis/kelas kebakaran sebelum membeli/melakukan tindakan pemadaman kebakaran amat penting guna mengoptimalkan Tindakan pemadaman api dan menjamin keselamatan, berikut pembagain klasifikasi didalam kebakaran.

kebakaran kategori A : kebakaran kategori ini berlangsung pada materi/zat padat (bukan logam) yang gampang terbakar semacam kayu, plastic, koran/kertas, Kasur, kain serta materi/zat padat yang mudah terbakar lainnya.

Kebakaran kategori B : kebakaran kategori ini berlangsung pada materi/zat cair serta gas yang gampang terbakar, semacam produk minyak bumi (bensin, minyak tanah, pertamax, pertalite, solar, liquid pertoleum gas), alkohol serta cairan dan gas lainnya.

Kebakaran kategori C : kebakaran kategori ini berlangsung pada suatu instalasi listrik bertegangan semacam, korsleting listrik, hubungan arus pendek listrik dan lainnya. Kebakaran kategori ini kurang optimal dipadamkan oleh media pemadaman jenis air

Kebakaran kategori D : kebakaran kategori ini berlangusng pada materi/zat padat berupa logam/metal semacam, magnessium, alumunnium, titannium, potassium.

Untuk dapat memadamkan kebakaran kita perlu tau terlebih dahulu kelasnya tersebut agar alat yang dipilih dan digunakan tepat serta efisien dan tidak membahayakan keselamatan, berikut beberapa peralatan yang dipakai sebagai media pemadaman kebakaran

Berikut merupakan alat pemadam kebakaran yang perlu kamu ketahui!

makin berkembangnya teknologi semkain banyak pula inofasi dalam pengembangan serta alat yang dipakai sebagai pemadam api guna memudahkan juga mengoptimalkan pemadaman api ini, baik yang bersifat portable, skala besar aupun dengan sistem otomatis, untuk lebih jelsanya silahkan simak penjelasan dibawah ini.

1. APAR (alat pemadam api ringan)

APAR


APAR (alat pemadam api ringan) merupakan alat pemadam portable atau mudah untuk dibawa, ringan  serta pemakaian yang relatif mudah dan bisa memadamkan kebakaran sesuai jenis/kelas kebakaran, sudah banyak perusahaan-perusahaan besar baik BUMN ataupun swasta yang menggunanakn bahkan wajib mempunyai APAR ini, seperti hotel, Gedung, pabrik, rumah sakit dan banyak sector industry lain yang memiliki APAR ini, bukan hanya usaha yang sudah besar saja APAR ini bisa digunakan oleh pemilik toko ataupun pom mini, bahkan bisa dimiliki dirumah pribadi sebagai tindakan pencegahan kebakaran. Biasanya yang paling banyak APAR yang digunakan APAR jenis Dry Powder atau APAR jenis tepung karean APAR jenis ini bisa digunakan dalam kebakaran kelas A,B,C

Berikut tata cara pengoperasian APAR :

  • Tarik/lepas Pin pengunci tuas APAR/Tabung pemadam
  • Arahkan selang ke titik pusat api
  • Tekan tuas untuk mengeluarkan isi APAR/Tabung pemadam
  • Sapukan merata sampai api padam

Tapi perlu dicatat bahwa APAR ini hanya efektif digunakan saat api masih relatif kecil, karena isi APAR terbatas dan skalanya kecil. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang APAR serta Peraturan maupun jenis-jeins APAR (alat pemadam api ringan) dapat dilihat dibawah ini.

Baca juga: Alat pemadam api ringan (fire extinguisher)

2. APAB


Alat pemadam api berat

APAB (alat pemadam api berat) sebenarnya sama saja, hanya yang membedakan ialah kapasitas/isi dari APAB ini lebih banyak dibandingkan dengan APAR, kapasitas dari APAB ini berkisar antara 20 sampai 100 kg, serta APAB ini disertai dengan roda untuk memindahkan/mobilitas, maka APAB sendiri disebut dengan mobile extinguisher.

Untuk pengoperasiannya juga sama seperti penggunaan APAR, biasanya APAB ini digunakan pada area proteksi yang cukup luas dan potensi bahaya yang besar seperti, pabrik, perusahaan minyak dan pom bensin.


3. Hydrant

hydrant

Hydran ialah perangkat pemadaman kebakaran yang mempunyai komposisi yang terdiri atas berbagai perangkat peralatan yang diperlukan sebagai alat bantu pemadaman kebakaran untuk pedaman api. metode hidrant berfungsi menyuplai air bertekanan dengan laju volume untuk mendisrtibusikan air melewai pipa bangunan yang ditempatkan secara baik serta dilengkapi dengan sejumlah kelep ke titik pemadaman kebakaran. Hydran digunakan pada bangunan/Gedung tinggi, luas serta memiliki peluang bahaya kebakaran tinggi, contohnya rumah sakit, hotel/Gedung bertingkat, perusahaan minyak dan sebagainya.


4. Sprinkler

sprinkler

Sprinkler merupakan peralatan pemadaman kebakaran dengan sistem otomatis yang menyiram penyiraman air bertekanan melalui kepala yang menempel pada sistem perpipaan yang mengandung air dan terhubung ke pemasok air sehingga debit air keluar dengan segera dikarenakan dari sensor sensitif berupa air raksa yang pecah dan terkoneksi oleh suhu yang panas yang ditimbulkan dari sesuatu yang terbakar.Biasanya sprinkler digunakan diberbagai tempat bangunan tinggi, luas maupun bangunan yang memiliki potensi bahaya kebakaran tinggi. Contoh bangunannya seperti Rumah sakit, hotel, mall, industri perminyakan, tambang serta industri pembangkit listrik.


5. Alat pemadam api thermatic

Alat pemadam api thermatic

Alat pemadam Thermatic merupakan alat yang otomatis dan berbentuk seperti tabung gas yang terletak diatas/plafon, sebenarnya cara kerjanya hampir sama dengan sprinkler, hanya saja thermatic ini memakai bahan berupa gas cair kimia serta Dry chemical powder (tepung kimia kering), solusi untuk tempat-tempat tertentu yang tidak bisa dialiri air, seperti tempat control panel yang terdapat macam-macam benda kemudian apabila terkena air dapat menyebabkan kerusakan, instalasi listrik.perangkat thrematic ini rata-rata digunakan diberbagai temapt banguanan yang mempunyai potensi bahaya terbakar tinggi. Contoh bangunannya Rumah sakit, hotel, mall, industri perminyakan, tambang, pabrik serta lainnya.


Itulah merupakan peralatan pemadaman kebakaran yang mayoritas dipakai diberbagi industry, industry berskala besar maupun kecil atau bahkan bisa digunakan dirumah masing-masing, ingat bahwasanya kebakaran merupakan bahaya yang paling potensial karena banyak benda/alat-alat yang berpotensi menyebabkan kebakaran dan kerugian yang ditimbulkan juga sangat besar, maka pentingnya cara untuk mencegah/prevention harus dilakukan sebelum “api” menjadi “kebakaran”.

Penggunaan alat pemadam kebakaran yang tepat dan efektif dapat membantu mengendalikan kebakaran dan mencegah kerusakan yang lebih besar. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap orang untuk mengetahui jenis alat pemadam kebakaran yang ada dan cara penggunaannya.


Posting Komentar untuk "Mengenal Alat Pemadam Kebakaran:Jenis-jenis, fungsi serta industri yang sering memanfaatkannya "